Siapa Bilang PARFI Mati Suri
AA Gatot Siapkan Kongres PARFI

Jakarta,-

Siapa Bilang PARFI Mati Suri, AA Gatot Brajamusti memastikan hal itu karena terbukti dibawah kepengurusannya PARFI sudah melakukan banyak program, baik di pusat mau pun di daerah. Bahkan 26 Agustus 2016 nanti, AA Gatot demikian biasa dipanggil, telah mempersiapkan Kongres PARFI di Mataram Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Memang organissi PARFI (Persatuan Artis Film Indonesia) kerap dihantam gejolak dinamika organisasi, maklum banyak aktor dan aktris yang bergabung didalamnya. Mulai dari kepengurusan Gatot Brajamusti yang dianggap tak terdengar atau mati suri, sengketa tak berkesudahan dengan periode sebelumnya, hingga rumor tuntutan salah satu pengurusnya sebesar Rp 10 juta per bulan jika terbukti AA Gatot menonaktifkannya.

Padahal konsolidasi PARFI terus dilakukan ke daerah-daerah. Dari 24 cabang sebelumnya, sekarang sudah ada 36 cabang. Kemudian ada terobosan dengan kegiatan Gong Perdamaian yang mendaulat dirinya sebagai tokoh perdamaian dunia. PARFI juga turut memberikan pembinaan kepada insan film tentang seni peran melalui pendidikan dan latihan juga sarana lain yang akan dapat menunjang apapun kegiatan-kegiatan sosial yang mampu menjembatani hubungan para artis film dengan masyarakat nasional maupun internasional. Bahkan PARFI mengadakan pengajian rutin bulanan setiap tanggal 18. Dan tak sedikit yang diberangkatkan umroh, baik pengurus atau pun anggota PARFI.

Selain itu, meski tidak ada keharusan bagi Ketua Umum untuk membuat film (dalam AD/ART PARFI), AA Gatot lewat panggilan batinnya memproduseri beberapa film yang melibatkan anggota PARFI seperti Azraq, DPO, Sayap Kecil Garuda dan Tanah Surga. Malah ada salah satu film yang diproduserinya mendapat piala Citra.

Tapi sebagai manusia dirinya tak menampik sebagai Ketua Umum, tak luput melakukan kesalahan. Harapannya, dirinya diberi kesempatan untuk memperbaikinya. Semestinya saat dirinya berbuat salah bisa langsung ditunjukkan jalan kemana yang benar dan baik.

Oleh karenanya melalui Kongres PARFI ke-15 di Mataram, Lombok, NTB, 26 Agustus 2016, menjadi pertaruhan dari pertanggungjawab dirinya kepada anggota PARFI yang tersebar di seluruh Indonesia.

Menurut Ketua Penjaringan dan Administrator PARFI, Aditya Yusma, persiapan kongres sudah matang, mulai dari sosialisasi, mendata ulang anggota hingga membuatkan kartu keanggotaan (KTA), yang dilakukan melalui media sosial seperti facebook, twitter, website kongres dan nomor hotline di 085959081615.

“Bagi anggota yang kesulitan melakukan registrasi ulang, tidak usah repot, kita akan mendatangi dan memberikan surat registrasi ulang. Sesuai amanat dari Ketua Umum PARFI, kita yang harus menjemput bola,” jelas Aditya di kediaman AA Gatot di Pondok Indah.

Ditambahkan Ozzy SS, fungsionaris DPP PARFI Bidang Infokom, berharap momentum kongres yang tinggal menghitung hari ini dijadikan ajang silaturahmi untuk melahirkan gagasan cerdas dan berkualitas untuk menentukan arah PARFI 5 tahun kedepan.

Ketua Umum PARFI, Gatot Brajamusti mengingatkan bahwa waktu terakhir melakukan HER Registrasi keanggotaan pada 15 Agustus 2015. Kongresnya di Mataram, Lombok, pada 26-27 Agustus 2016. Dan Kongres kali ini mengusung tema Satu Hati Satu Rasa Untuk Film Indonesia. Itu bahasa insan film yang lugas dan mudah dimengerti semua kalangan, tanpa intrik politik.

“Siapapun yang akan menjadi ketua nantinya, sebagai incumbent saya tetap menyokong dan mendukungnya, siapapun itu dan tidak pandang bulu. Dengan catatan calon tersebut memenuhi syarat yang sudah ditentukan,” pungkasnya.

(mdtj; foto dok

Bagikan tulisan ini melalui...

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*