"Ekspedisi Indonesia Raya"Tekad Taklukan Aconcagua

Jakarta,-

Ekspedisi Indonesia Raya bertekad menaklukkan ketangguhan Gunung Aconcagua di Argentina, Amerika Latin dalam kurun waktu 20 hari. Dimana ekspedisi ini terdiri dari
Sabar Gorky “Pendaki Gunung Tuna Daksa Berkaki Satu”, Letkol Marinir Rivelson Saragih, Kopda Marinir Sigit Purwoko, Kopda Imam Rozikin, Praka Marinir Erlando, Praka Didik Rudiyanto, aktivis pecinta alam Asep Sumantri dan Syafitri Achmad Aswani serta pendaki wanita Widya Victoria.

Ekspedisi Indonesia Raya ke Argentina dilepas Pendiri Yayasan Artha Graha Peduli, Tomy Winata didpingi Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar), Buyung Lalana, S.E. , Mantan Duta Besar Indonsia untuk Argentina, Kartini dan dari perwakilan media partner di Musro, Hotel Borobudur, Jakarta.

Pelepasan ditandai dengan penyerahan Bendera Merah Putih untuk dikibarkan di puncak Gunung Aconcagua. Tim ekspedisi dipimpin Danpasmar-2 Brigjen TNI (Mar), Hasanudin.

Tommy Winata menegaskan bahwa kegiatan ini untuk menunjukan dunia bahwa orang Indonesia adalah orang-orang yang kuat yang mempunyai jiwa militansi sustainable. Salah satu contohnya, Sabar Gorky yang luar biasa, dengan keterbatasannya mampu telah menaklukan gunung-gunung tertinggi di dunia dan membawa harum nama Indonesia. Semangat ini yang patut diteladani.

Sementara Komandan Korps Marinir TNI AL Mayjen TNI (Mar), Buyung Lalana, S.E. , menambahkan bahwa keikutsertaan Korps Marinir dalam ekspedisi ini sebagai bagian dari wujud cita-cita TNI yakni Bersama Rakyat TNI Kuat. Dan seperti diketahui Korps Marinir telah ikut dalam pendakian Sabar Gorky pada Agustus 2015 lalu dalam misi di Puncak Cartensz.

Gunung Acancagua berketinggian  6.962 mdpl (meter diatas permukaan laut) merupakan gunung tertinggi ke dua di dunia. Gunung ini akan menjadi gunung tertinggi keempat di dunia yang ditaklukan Sabar Gorky. Sebelumnya, Sabar telah menaklukan Gunung Elbrus di Rusia (5.642 mdpl) Agustus 2011, Gunung  Kilimanjaro di Tanzania, Afrika (5.895 mdpl) November 2011 dan Puncak Cartensz, Indonesia (4.884 mdpl) pada Agustus 2015.

(ist/bgs/mdtj ; foto dok

Bagikan tulisan ini melalui...

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*