Catatan Dari Konser Iwan Fals

’Untukmu Indonesia’

Jakarta ,-

Iwan Fals masih seperti yang dulu, selalu gelisah dengan kondisi bangsa ini pesan moralnya hadir dalam Konser Untukmu Indonesia yang di helat di Istora Senayan Jakarta, yang banyak ditonton penggemarnya dan fans fanatiknya, Oi.

Pesan moral Iwan yang hampir dua tahun tak berkonser itu, masih terasa kental dan sangat terkait dengan kondisi hari ini lewat tiga lagu barunya, seperti Untukmu Indonesia, Janji Jokowi dan Lawan Korupsi karya Bambang Widjojanto, mantan komisioner KPK RI.

Konser Iwan yang menggandeng Iwang Noersaid selaku music director dikemas tanpa band pembuka dengan menyuguhkan formasi 4 penggebuk drum bersama di atas panggung utama. Penonton pun tak lagi berkerumun di depan panggung tapi duduk sebagaimana layaknya menyaksikan pagelaran opera. Tapi itu tinggal cerita ketika denting melodi memulai lagu pesawat tempur sebagai lagu pembuka. Penonton pun mencair bersatu di depan panggung menyaksikan sang legenda.

Tapi tak sedikit penonton seperti tengah melampiaskan rindu seraya menikmati musik tanpa gerakan badan mengikuti lantunan lagunya.

Meski sedikit terlambat memulai konser sehingga fans Oi di depan big screen gelisah, lagu ‘Pesawat Tempur’ sebagai lagu pembuka langsung mencairkan emosi penonton yang sudah tak sabar menanti aksi Iwan di atas panggung. Disusul lagu berikutnya, ’Mimpi yang Terbeli ’, dan penonton makin terbawa emosi dari tembang yang dibawakannya itu. Apapun yang Iwan lantunkan kompak dinyanyikan penonton.

Lagu-lagu lawas milik Iwan pun seperti ’Bento dan Bongkar’ dinyanyikan, meski bukan iwan yang menyanyikan tapi Deo Neo dan Iwa K, secara Rap.

Sebagai pamungkas konser ditutup dengan lagu ‘Untukmu Indonesia’, bercerita kecintaan dan kebanggaan menjadi bangsa Indonesia. Lampu panggung pun perlahan dimatikan seraya menyisakan kerinduan pononton untuk bagaimana bersama membenahi negeri tercinta Indonesia. Para fans Oi pun berharap semoga masih akan terus ada konser – konser serupa bersama Simo Entertainment dan Tiga Rambu. (gha ; foto Muller

Bagikan tulisan ini melalui...

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*