"Cukup Kamu" Jejak Eksistensi "Alfian Kadang" Rambah Musik Indonesia

 

Jakarta,-

Nggak cuma punya tampang yang keren saja, postur tubuhnya yang tinggi proporsional serta talenta tarik suaranya yang memadai, Alfian Kadang menjadikannya semua itu sebagai modal dirinya menjejakkan kakinya untuk merambah dunia musik di tanah air, melalui Single perdananya “Cukup Kamu” besutan Bemby Noor.

Alfian Kadang merupakan pendatang baru di blantika musik Indonesia yang lama di kenal sebagai seorang peragawan di kota asalnya, Makassar. Perjumpaannya dengan Panbers membuka jalan talenta bernyanyinya sehingga memperoleh tawaran membuat album Panbers Recycle.

Dari sanalah, meski harus menyelesaikan pendidikan S2-nya di bidang manajemen Universitas Trisakti, Jakarta, Rekaman Single dan pembuatan Video Klip-nya Cuma Satu di Tanjung Ledung bersama Gley Production and Artist Management berhasil dirampungkannya.

Aransemen musik yang sangat nge-pop dan Easy listening dari Bemby Noor, seakan telah menyatu dengan aura Alfian Kadang yang energik, optimistik dan sincere sebagai karakter jati dirinya.

Vincent selaku Produser, sekaligus Direktur Manajemen Gley Production and Artist Management berharap Single Cuma Kamu Alfian Kadang dapat memperkaya penyanyi pop solo pria di blantika musik Indonesia, setelah Vidi Aldiano maupun Afgan. Karena perkenalan di Single perdana ini akan dilanjutkan dengan Single berikutnya di medio April mendatang.

Sebagai rasa bersyukurnya, Alfian Kadang bersama Rumah Singgah Bunda Lenny Humaniora Fondation dan Forum Wartawan Hiburan (Forwan) Indonesia, menyalurkan sejumlah tali kasih kepada para janda jompo duafa yang dikelola rumah singgah tersebut.

“Inilah kunci gerakan tolong menolong yang kami lakukan bersama masyarakat, selebritis serta artis. Empati menjadi kunci integritas dan kedalaman hubungan dengan sesama. Maka tentunya akan semakin mengerti dan menyadari betapa berartinya hidup kita,” tukas Eddie Karsito, seusai pemotongan tumpeng menandai harkat ke-6 Rumah Singgah Bunda Lenny Humaniora Fondation dan diterbitkannya legalitas Kemenkum HAM Forwan Indonesia.

(mdtj; foto Muller

Bagikan tulisan ini melalui...

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*