“Sukabumi Conection” Hasilkan Kesepakatan
Forwan Membangun Musik Indonesia Lebih Baik

 

Sukabumi,-

Sejumlah stakeholder musik Indonesia, praktisi media dan entrepreneur media  seperti Rahayu Kartawiguna ( Nagaswara Sakti), Waskito (REI), Harry Koko (Deteksi Production), Kamsul Hasan SH (Dewan Pers),  dan Agi Sugiyanto (ProAktif), hadir untuk menghasilkan kesepakatan “Sukabumi Connection” untuk membangun musik Indonesia dan pers Indonesia yang lebih baik, dalam Rapat Kerja FORWAN (Forum Wartawan Hiburan) Indonesia, yang berlangsung di Sukabumi, 7-9 Oktober 2016.

FORWAN (Forum Wartawan Hiburan) Indonesia, memiliki benang-merah dan garis romantisme yang jelas dengan stakeholders dunia musik dan hiburan Indonesia. Apalagi FORWAN (Forum Wartawan Hiburan) Indonesia semakin menarik perhatian kalangan luar untuk mengajak FORWAN bekerjasama dan bersinergi. 

Dengan mengembangkan kapasitas, aktif mengambil peran dan memperluas jaringan, maka FORWAN (Forum Wartawan Hiburan) Indonesia diharapkan berusaha lebih berarti mengawal perkembangan dunia musik Indonesia. Terkait pembajakan, royalti karya cipta, RBT, tanggungjawab Youtube, dan digitalisasi musik, jelas Rahayu Kartawiguna, Produser Nagaswara Sakti.

Bahkan profesionalisme, menjadi kata kunci bagi wartawan hiburan untuk menulis secara jujur dan apa adanya, tambah Rahayu. Karena pers adalah salah satu komponen penting dalam pembangunan bangsa. Sekaligus menempatkan FORWAN sebagai partner yang kritis dan konstruktif, yang memberikan solusi atas kerjasama dengan para stakeholdes musik Indonesia, tentunya.

Sementara Waskito dari Royalti Anugerah Infonesia (RAI), mengingatkan FORWAN untuk membantu masyarakat musik Indonesia memahami aturan terkait mechanical rights serta royalti sebagai hak yang harus diperjuangkan para insan musik Indonesia. Mengingat hak tersebut melekat penuh dalam setiap karya musik yang hadir.

Sedangkan Agi Sugiyanto selaku entrepreneur yang meraih kesuksesan dengan jatuh bangun dan kerja keras, mengingatkan bahwa wartawan hiburan juga bisa sukses seperti dirinya. Tentunya dengan terus melatih kepekaan melihat peluang. Dan untuk menuju sukses butuh kerja keras dan percaya diri.

Di lain sisi, Kamsul Hasan SH, berharap FORWAN terus mengasah kompetensinya, menertibkan keabsahan legalitasnya sesuai ketentuan Dewan Pers, serta untuk lebih berhati-hati dan cermat dalam mengolah berita khususnya terkait pasal Suap, Cabul, Pornografi, Penyebaran Permusuhan, dan lainnya.

Dan sesi terakhir Harry Koko, dari Deteksi Production, mengajak  FORWAN untuk dapat memberikan sumbangsih pemikirannya dalam membangkitkan musik Indonesia, melalui dialog-dialog yang terbuka dan konstruktif menempatkan musik pertunjukkan Indonesia menjadi sumber devisa negara. Apalagi  pertunjukkan-pertunjukkan musik anak negeri ini dapat tersebar di 524 Kabupaten/Kota. 

(mdtj; foto mull

Bagikan tulisan ini melalui...

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*