"Endi Aras" Agus Riyono

Gasing Indonesia Menuju Pentas Dunia

Jakarta,-

Kepedulian dan ketertarikannya pada ‘gasing’ menjadi awal laki-laki yang tak pernah menanggalkan ‘udeng-udeng Bali’ nya ini, untuk secara ‘tidak langsung’ turut melestarikan ‘gasing Indonesia’, bahkan kini telah memperkenalkannya pada seluruh dunia. Dan kehadirannya dalam setiap event nasional atau internasional tak luput juga membawa segudang dolanan (permainan) rakyat yang ada di bumi nusantara ini. Lagi-lagi untuk memperkenalkannya pada dunia.

Menyambut 70 Tahun Indonesia Merdeka, laki-laki yang akrab disapa Endi Aras ini, menghadiahinya dengan sebuah buku tentang ‘Gasing”. Sebuah perjalanan waktu yang tak sebentar untuk tidak saja mengumpulkan ‘gasing’ se-nusantara bahkan pastinya di negara-negara lain, tidak saja dalam bentuk rupa maupun bahan pembuatnya tetapi juga melalui filosofi ‘gasing’ didalamnya.

‘Gasing’ yang sesungguhnya warisan budaya Melayu, oleh suku-suku bangsa Indonesia yang kreatif menjelma menjadi bagian dari kekayaan seni budaya serta kearifan lokal yang dimiliki bangsa Indonesia. Bahkan oleh suku-suku bangsa Indonesia, ‘gasing’ telah menjadi identitas dari masing-masing wilayah kesukuannya berdasar bentuk rupa, corak, warna serta jenis bahan yang digunakan untuk membuat ‘gasing’ tersebut khas dan unik.

Rasanya, pantas menempatkan Endi Aras sebagai ‘Bapak Gasing Indonesia’, atas kepedulian, ketertarikan serta kecintaannya pada ‘Gasing’ Nusantara yang terus dikumandangkannya melalui forum nasional dan internasional, ‘Gudang Dolanan’-nya dan buku ‘Gasing’ yang ditulisnya, untuk memperkenalkan kekayaan budaya suku-suku di Indonesia ini kepada dunia. (mdtj; foto muller

Bagikan tulisan ini melalui...

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*