Gallery “Batik Berbisik”
Membisikkan Amal Lewat Rasa Budaya Batik

Jakarta,-

Batik telah menjadi identitas budaya Indonesia dan juga dunia, bahkan “Hari Batik Dunia” pun mulai gencar disuarakan dimana-mana. Begitu pun buat Gallery “Batik Berbisik”, yang tergugah untuk turut melestarikan budaya Indonesia, demikian dikemukakan Aidil Muchamad, sang pemilik Batik Berbisik.

Melalui cara Berbagi, Inspirasi dan Aksi (Berbisik), Gallery Batik Berbisik menginisiasi masyarakat lewat cara beramal melalui “rasa” terhadap kekayaan keragaman budaya batik nusantara yang ada, tambahnya disela-sela pembukaan Gallery Batik Berbisik di Jamuan Samudra, Jl. Profesor Joko Sutono SH, Melawai 19-21 Kebayoran Baru.

Batik Berbisik 3Dan kamipun bekerjasama dengan Yayasan Cinta Amal yang dikelola Tommy Kurniawan, untuk membantu mendonasikan rezekinya melalui pembelian di Gallery Batik Berbisik, jelasnya lagi.

Dengan komposisi 80% koleksi batik tulis dan batik cap yang dimilikinya, masyarakat diajak berlayar diatas samudera Batik Indonesia yang memiliki beragam macam corak, warna dan motif yang berasal dari seluruh daerah di Indonesia, sesuai motto galeri ini ‘Jelajahi Batik Negeri’.

Batik Berbisik memberikan kemudahan bagi para pencinta batik untuk dapat berbelanja dan menikmati berbagai macam motif tanpa harus jauh-jauh datang ke kotanya. Baik dalam lembaran kain, baju jadi maupun handycraft aneka macam.

Beragam jenis batik tulis, batik cap mulai cap canting, cap colet maupun cap cabutan, serta batik kombinasi tersedia dalam bentuk kain maupun produk baju. Jenis kain juga beraneka rupa. Dari bahan katun, dobi, kain babi dan juga kain lurik.

Batik Berbisik dalam pengembangan produk-produknya tetap berpegang pada kemitraan yang berkonsep Social Entrepreneurship. Hal ini menjadi bentuk komitmen dan wujud kepedulian sosial untuk sesama.

Program sosial yang dikembangkan berupa pemberian modal lunak untuk mengembangkan usaha bagi pedagang kecil termasuk pengrajin batik, serta pembinaan mental dan jiwa kewirausahaan melalui berbagai kegiatan sosial dan spiritual yang diselengarakannya.

(mdtj; foto gha

Bagikan tulisan ini melalui...

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*