Rumah Jawa Gallery
“The Meeting Point”

ThreeVenue, Jakarta,-

Melihat sejauh mana tehnik lukis yang dipakai oleh pelukis untuk mengembangkan melukisnya dengan detail-detail yang lebih dalam dari melukis obyek biasa, bisa dilihat pada presentasi para pelukis di pameran “The Meeting Point” pameran lukisan bersama dengan tehnik pallete.

Pameran ini mempertemukan pelukis dengan tehnik yang sama tetapi berbeda dalam sudut pandang pengambilan obyek. Melihat kekuatan eksplorasi para pelukis ini maka perlunya menyatukan dalam suatu pameran. Melalui judul pameran sekiranya dapat melihat kedalaman obyek lukisan dengan tehnik yang sama. Mungkin, itulah salah satu pandangan penyelenggaraan pameran yang perlu men dapatkan perhatian.

Pameran dilangsungkan mulai 5-26 Mei 2018. Bertempat di Rumah Jawa Gallery, Jl Kemang Timur no 99, Jakarta Selatan. Menampilkan karya-karya : Afdhal – Giring Prihatyasono – Hono Sun – Januri – Katirin – Ms Wawan – Tjokorda Bagus Wiratmaja – Tofan Muhammad Ali Siregar.

“Perlunya membuka kembali sebuah jalan kesadaran. Bahwa seni bisa menjadi gelanggang untuk membaca, menimbang serta menengok ulang sebuah peristiwa”,ungkap Zulfikar Latief pemilik Rumah Jawa Gallery.

Melalui tekstur, bidang dan warna kontras, serta goresan pelukis memberi ruh visual pada karyanya. Layaknya bertutur dan berimajinasi dengan tehnik yang mereka gunakan. Walaupun memberi cerita-cerita yang  subyektif, tetapi memberi pengertian bahwa pameran ini memperluas ruang obyek serta memberi pengertian baru. Bagaimana obyek pelukis mempunyai pesan yang hendak disampaikan pada khalayak. Pameran akan dibuka oleh Heru Dewanto, seorang pecinta seni. Heru mengungkapkan setiap karya seni merupakan manisfestasi imajinasi senimannya.

Sedangkan pameran ini merupakan rangkaian pemaparan tehnik melukis dengan pallete, yang ditunjukan oleh pelukis dengan berbagai obyek, sejauh mana perkembangan obyek yang dilukiskan? Menempatkan karya pallete dalam periode perkembangan seni lukis yang perlu diperhatikan.

(frig; foto agn

Bagikan tulisan ini melalui...

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*