22 Calender of Event Tourism 2017
Komitmen Lombok-Sumbawa pada Dunia

Jakarta,-

Dinas Pariwisata NTB. Pemerintah daerah NTB dan Kemenpar menggelar 22 Calender of Event Lombok-Sumbawa sepanjang 2017 mendatang di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, Jalan Medan Merdeka Barat. 22 ev unggulan pariwisata tersebut tersebar di 10 kabupaten dan kota NTB.

Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) NTB, Lalu Mohammad Faozal mengatakan, Calender of Event Lombok-Sumbawa 2017, untuk menjaga atmosfer pariwisata di NTB yang selalu punya atraksi menarik bagi wisman. Disamping menjaga kemenangan pasca World Halal Tourism Award 2016.

Lombok Sumbawa memiliki daya tarik wisata yang bertumpu pada budaya (culture), alam (nature),  dan buatan (man made). Event yang dilaksanakan diantaranya Lombok Sumbawa Great Sale (1 Januari-30 Januari); Pesta Rakyat Bau Nyale (Februari); Festival PesonaLawata, Festival Pesona Tambora (11-19 April), Lombok Sumbawa Pearl Ferstival (10-12 Juni), Bulan Pesona Lombok Sumbawa (18 Agustus-16 September); Festival Pesona Mentaram (21-23 Agustus); Festival Pesona Senggigi (16 September-19 September); Mandalika Tour D` Lombok (22-23 September); Festival Pesona Lakey, Festival Pesona Gili Indah (5-6 November);  International Halal Travel Fair, dan Rinjani Golf Turnament (10 Desember).

“Country branding Pesona Indonesia dan Wonderful Indonesia ini semakin diperkuat dengan destination branding yang dimiliki daerah NTB, terutama setelah menang WHTA 2016. Apalagi diperkuat dengan antusias para wisatawan dari Timur Tengah karena faktor kemenangan tersebut,” ujar Lalu.

Faozal juga menyampaikan Calender of Event merupakan komitmen Pemerintah Provinsi NTB kepada dunia, sekaligus mempertegas posisi tawar Lombok dan Sumbawa dalam persaingan pariwisata internasional.

“Potensi alam (nature) NTB berupa keindahan bawah laut, pantai, gunung, hutan, beranekaragam hayati, serta  potensi budaya (culture) menempatkan pariwisata NTB memiliki daya saing kuat. Lombok-Sumbawa  memiliki kekayaan budaya yang unik dan heterogen, berupa suku, bahasa, tradisi dan adat istiadat seperti Bali, Sasak, Samawa dan Mbojo. Kekayaan budaya ini kita tampilkan dalam event-event menarik yang sudah kami launching ini,” katanya.

Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata (DBP3N Kemenpar), Esthy Reko Astuty menambahkan bahwa kalender event pariwisata tersebut sebagai upaya mempromosikan dan meningkatkan kunjungan serta lama tinggal wisatawan di NTB. Dimana pada tahun 2017 ditargetkan 4 juta kunjungan wisatawan. Sebagai bagian program Wonderful Indonesia dan Pesona Indonesia dalam mencapai target kunjungan 15 juta wisatawan mancanegara (wisman) dan pergerakan 265 juta wisatawan nusantara (wisnus) di Tanah Air pada 2017.

Esthy menambahkan potensi pariwisata NTB belakangan ini semakin mendunia dengan diperolehnya penghargaan tahun 2015 lalu sebagai World’s Best Halal Tourism Destination  dan The World’s Best Halal Honeymoon Destination serta tahun ini sebagai World’s Best Halal Beach Resort (Novotel Lombok Resort & Villas, Lombok),World’s Best Halal Tourism Website (www.wonderfullomboksumbawa.com), dan World’s Best Halal Honeymoon Destination (Sembalun Village Region, Lombok).

Apalagi NTB memiliki Mandalika sebagai kawasan resort kelas dunia yang ditetapkan sebagai satu di antara 10 destinasi prioritas  atau ‘Bali Baru’  yang akan menarik kunjungan wisman dan wisnus, lanjut Esthy Reko Astuty, menyudahi.

(hms/gha; foto ist

Bagikan tulisan ini melalui...

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*