Indonesia Peroleh 4 PATA Gold Awards 2016

Jakarta,-

4 PATA Gold Awards 2016 diperoleh Indonesia dalam ajang PATA Travel Mart (PTM) 2016 di venue Garuda Hall 5-6,  Indonesia Convention Exhibition (ICE), Bumi Serpong Damai (BSD), Provinsi Banten.

Untuk kategori Marketing-Primary Government Destination  diberikan kepada Kemenpar yang sukses mempromosikan even “Total Solar Eclipse Indonesia”  yang berlangsung serentak pada Maret tahun lalu di sejumlah destinasi wisata tersebar di 11 provinsi di Indonesia dan berhasil menyedot ribuan wisatawan dunia.

Berikutnya untuk kategori Heritage and Culture juga diberikan kepada Kemenpar karena dinilai berhasil mempromosikan kesenian Lalare Orchestra, sebuah kesenian sebagai perpaduan alat musik tradisional seperti gendang, rebana, saron, angklung, berikut penarinya yang dimainkan oleh anak-anak di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim).

Sementara itu untuk kategori Travel Journalism (travel photograph) diberikan kepada Handi Lakonsa yang karyanya dimuat Majalah Colour’s Garuda Indonesia Inflight Magazine dalam judul ”Journey of The Wanderer”.

Sedangkan untuk  kategori Travel Journalism (Industry Business Article) diberikan kepada wartawan senior bidang  pariwisata dari Indonesia,  Mimi Hudoyo dan Raini Hamdi  dalam tulisannya”The New Glamorous” di Majalah TTG Asia terbitan Desember 2015.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan bahwa 4 penghargaan PATA Gold Awards 2016 ini menambah kepercayaan dunia internasional terhadap kekuatan kepariwisataan Indonesia yang bertumpu pada 5 unsur subjek (stakeholder) pariwisata yakni;  Akademisi, Pelaku Bisnis, Komunitas, Pemerintah,  dan Media.

“Unsurpentahelix  pariwisata menjadi kekuatan kita dalam memenangkan persaingan global dalam mewujudkan target 20 juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dan 275 juta pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) di Tanah Air pada akhir tahun 2019 ,” jelas Menpar Arief Yahya.

Ditambahkannya, berbagai penghargaan internasional bidang pariwisata yang diterima Indonesia menjadi pemicu untuk terus memperbaiki kualitas dan mengembangkan produk baru agar daya saing global pariwisata Indonesia semakin kuat dalam upaya memenangkan persaingan.

“Ke depan kita fokus pada produk baru yakni pengembangan 10 destinasi prioritas sebagai ‘10 Baru Baru’ yakni; Danau Toba (Sumut); Tanjung Kelayang (Babel); Tanjung Lesung (Banten), Kepulauan Seribu (DKI Jakarta); Borobudur (Jateng); LabuanBajo (NTT); Wakatobi (Sulteng); Bromo Tengger Semeru (Jatim); Mandalika (NTB), Morotai (Malut),” tegas Menpar Arief Yahya.

Selain PATA Gold Award 2016, Indonesia juga mendapat pengharggan dari Badan Pariwisata Dunia (UN-WTO) untuk keberhasilannya mengembangkan pariwisata berkelanjutan (Tourism Sustainable Development) di tiga Kabupaten yakni; Pangandaran (Jabar), Sleman (Yogyakarta), dan Lombok Barat (NTB). Dan UN-WTO menilai Indonesia ebagai negara kedua setelah Tiongkok yang berhasil mengembangan pariwisata berkelanjutan atau ramah lingkungan.

(ist/Agh/ foto: Wahyu Adityo Prodjo

Bagikan tulisan ini melalui...

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*