Pertumbuhan Pariwisata 2015 On The Track, 2016 Dihadapkan Pelemahan Ekonomi Global

Jakarta,-

Pertumbuhan Pariwisata Indonesia sepanjang 2015 masih on the track di kisaran pertumbuhan 5,81% atau diperkirakan 10,017 juta wisman hingga akhir Desember ini (Rp 163 Triliun), demikian dijelaskan Menteri Pariwisata Arief Yahya, saat didampingi Sekretaris Kemenpar, Ukus Kuswara di Balairung Soesilo Sudarman, Jakarta.

Namun demikian menghadapi tahun 2016, dunia Pariwisata dihadapkan pada pelemahan ekonomi global dengan penurunan harga minyak dunia serta tentunya bencana alam yang ada di sekitar kita, lanjut Menpar.

“Di tahun ini, kita bisa benchmarking dengan destinasi unggulan negara tetangga dan akan terlihat bahwa potensi Pariwisata Indonesia sangat besar namun belum tergarap secara optimal. Dan tahun ini Bali dikunjungi 4 juta wisman, sedangkan Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan serta Ratu Boko 471 ribu wisman juga 5 juta wisnus, ” papar Arief Yahya.

Oleh karena itu, Kemenpar pada tahun 2016 mentargetkan 12 juta wisman atau berkisar Rp 172 triliun, meski dibayangi penurunan pertumbuhan ekonomi global serta bencana alam. Dan sebagai bentuk dukungan atas target tersebut Kemenpar bersama stakeholder Pariwisata nasional menyiapkan sejumlah agenda aksi.

Di antaranya melanjutkan strategi positioning dan branding Wonderful Indonesia melalui pemasaran dan promosi di negara -negara pasar utama atau melalui komunikasi pemasaran masif dengan media internasional baik cetak, elektronik, sosial media, online maupun media luar ruang. Selain kegiatan pameran Pariwisata internasional di sejumlah negara, tukas Menpar, Arief Yahya.

(rul/yayo ; foto dok

Bagikan tulisan ini melalui...

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*